Skip to content

Pohon Cemara Sebagai Pohon Natal

Natal identik dengan pohon natal yang terbuat dari pohon cemara. Biasanya pohon ini akan dihias dengan berbagai pernak-pernik yang terlihat mewah untuk menambah keindahan dari pohon cemara tersebut. Mengapa orang yang merayakan natal sering mencari pohon cemara untuk hiasan? Apakah pohon ini mengandung unsur spiritual bagi kaum nasrani? Jawabannya cukup mengejutkan. Pohon cermara ternyata tak ada hubungannya terhadap natal itu sendiri, atau setidaknya tidak secara langsung. Lalu mangapa menggunakan pohon cemara? Ternyata ini berhubungan dengan budaya yang ada di Eropa. Natal berlangsung di bulan Desember. Di bulan tersebut, musim yang sedang terjadi di Eropa adalah musin salju.

Di musim salju ini, kebanyakan pohon akan merontokkan daunnya untuk mengurangi penguapan. Hal ini menyebabkan kebanyakan pohon tak terlihat segar ketika musim salju. Berbeda dengan pohon cemara. Pohon ini tetap berdiri dengan tegak dan warnanya tetap hijau. Pohon cemara ini lambangkan evergreen atau hidup kekal. Simbol yang dimiliki oleh pohon cemara ini diambil sebagai sebuah harapan bagi orang-orang yang merayakan natal, yaitu agar kehidupan rohaninya selalu tumbuh dan menjadi saksi indah bagi orang lain.

Tapi, apakah benar-benar tidak ada hubungan langsung antara pohon cemara dengan natal atau kelahiran Yesus? Nyatanya tidak. Pohon natal pun mungkin tidak ada ketika Yesus lahir dulu. Budaya ini muncul pertama kali pada abad 16, di Jerman. Setelah itu, kebudayaan ini menyebar ke Amerika, kemudian ke seluruh dunia. Pada dasarnya, jika budaya ini dilaksanakan di Eropa, maka pantas-pantas saja. Di tiap natal mereka akan mendapati salju turun di lingkungan mereka. hal ini juga akan memberikan suasanya yang mirip dengan pendahulu mereka. Namun, bagaimana dengan orang-orang yang merayakannya di daerah tropis atau sub tropis? Di Amerika misalnya, musim salju tidak turun di waktu natal. Apalagi dengan yang ada di Indonesia. Musim salju tak pernah ada di Indonesia, jika para pemainĀ judi bola ingin menikmati salju bisa datang ke puncak Jaya wijaya di Papua.

Pohon Cemara Sebagai Pohon NatalPengadaan pohon natal ketika acara natal menjadikal natal semakin terasa kebermaknaannya. Meski sebenarnya Yesus lahir di tempat yang sangat sederhana (kandang domba) dengan penerangan yang seadanya, namun sebuah perayaan terkadang tidak harus sesuai dengan keadaan yang sebenarnya secara penuh. Perayaan dengan pohon natal merupakan sebauh cara yang dilakukan umat kristiani untuk mendapatkan kesan yang dalam mengenai natal. Pada akhirnya, tidak semua orang di Indonesia menyiapkan pohon cemara ketika natal. Jika ada hal lain yang dapat menambah kekhusukan ketika merayakan natal. Itu lebih penting dan utama daripada membuat perayaan seperti yang dilakukan di Eropa, namun tak bisa mendapatkan pesan spiritual dalam perayaan tersebut.

Published inDekorasiInformasi

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *