Skip to content

Kebiasaan Dan Ciri Khas Natal

Kebiasaan Dan Ciri Khas Natal

Jika kita membicarakan natal, tentu hal yang paling banyak dan paling pertama muncul di pikiran adalah pohon natal dan sinterklas. Kedua hal ini seperti menjadi ikon atas perayaan natal. Berbagai pernak-pernik mengenai dua hal ini sering menjadi penghias dan menyemarakkan natal. Lalu, apakah natal memang selalu berkaitan dengan dua hal ini? Berikut ini adalah ulasan yang membahas mengenai pohon natal dan sinterklas.

Pohon natal adalah pohon cemara yang kemudian dihias sedimian rupa agar terlihat indah ketika diletakkan di rumah. Beberapa pendapat muncul berkaitan dengan pohon cemara ini sebagai salah satu ornamen ketika natal. Namun, dari beberapa pendapat tersebut tidak ada yang menyebutkan bahwa pohon cemara berkaitan dengan kelahiran Yesus. Dalam satu pendapat, dikatakan bahwa pohon natal hanyalah kebiasaan yang dilakukan oleh orang Jerman yang kemudian menyebar ke seluruh dunia.

Pernyataan lain berpendapat bahwa tradisi pohon cemara sebagai bagian natal berasal dari traadisi yang ada di zaman setelah Raja Nimrod meninggal. Raja Nimrod adalah sosok raja yang menjadi pembangkang kepada Tuhannya, banyak sekali kejahatan dan dosa yang telah dilakukannya, salah satunya adalah menikahi ibunya sendiri, Samirasis. Ketika Nimrod menginggal, Samirasis mengatakan bahwa roh Nimrod telah hidup abadi. Dia menjadikan pohon cemara yang tumbuh dari batang pohon yang telah mati menjadi simbol atas kehidupan baru Nimrod. Samiraris juga mengatakan bahwa Nimrod selalu ada di pohon itu ketika hari kelahirannya. Oleh sebab itu orang-orang menghiasinya dengan berbagai ornamen dan bingkisan.

Untuk sinterklas, anggota di http://bluebet88.com ada yang mengatakan bahwa ini sebenarnya adalah bentuk kebohongan yang turun temurun. Orang tua zaman dahulu mengatakan bahwa sinterklas akan datang dan memberikan hadian kepada anak-anak ketika malam natal. Dalam pandangan lain mengatakan bahwa sinterklas (Santa Claus) berasal dari cerita tentang seorang pastor yang terkenal di Myra pada abad ke-4, bernama Santo Nicholas. Pastor ini memiliki kebiasaan memberikan hadian secara sembunyi-sembunyi kepada 3 wanita miskin. Kedua hal tersebut memiliki beberapa pendapat yang berbeda dan tidak berkaitan dengan kelahiran Yesus, namun tetap dilaksanakan sebagai wujud kebiasaan oleh masyarakat kristiani.

Published inDekorasiInformasiSouvenir

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *