Mantap Jokowi Membangun 65 Bendungan Sejak 6 Tahun yang Lalu – Bendungan adalah bangunan yang dibangun dalam bentuk timbunan sampah, penimbunan batuan, beton dan / atau pasangan bata, selain untuk penahan dan pemeliharaan sumber air. Dibangun untuk menampung dan menampung limbah pertambangan (tailing), atau menampung lumpur untuk membentuk reservoir (Peraturan Pemerintah No. 37 tahun 2010, tentang Bendungan).

Mantap Jokowi Membangun 65 Bendungan Sejak 6 Tahun yang Lalu

Sumber : aspek.id

christmasarchives – Presiden Jokowi mengatakan, sejauh ini 65 bendungan telah dibangun di seluruh Indonesia dalam enam tahun terakhir dikutip dari kompas.com. Salah satunya adalah Bendungan Tukul di Pacitan, Jawa Timur, dibuka Jokowi pada Minggu (14/2/2). “Kami telah meluncurkan 65 bendungan di seluruh negeri. Di acara tersebut, Jokowi mengatakan bahwa dirinya terbangun enam tahun lalu dan beberapa di antaranya telah rampung.

Bendungan berfungsi sebagai pengumpul air dan menyimpannya pada musim hujan karena masuknya air hujan melebihi kebutuhan akan air berkualitas tinggi. kebutuhan Bendungan digunakan untuk irigasi, air minum industri, tempat rekreasi, penyimpanan limbah, penyimpanan air minum, pengendalian banjir,Perikanan pariwisata dan olahraga air.

Fungsi dan keunggulan bendungan

irigasi
Pada musim penghujan, sebagian besar air hujan di cekungan tersebut akan ditampung sehingga air yang ditampung dapat ditampung pada musim kemarau. Digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk irigasi lahan pertanian.

Pasokan air baku
Selain sebagai sumber persawahan beririgasi, waduk juga digunakan sebagai bahan baku air minum, sedangkan di perkotaan kekurangan air bersih.

Sebagai pembangkit listrik tenaga air
Dalam menjalankan fungsinya sebagai pembangkit listrik tenaga air, reservoir dikelola untuk memperoleh kapasitas daya yang dibutuhkan. Tenaga air (PLTA) adalah sebuah sistem Pembangkit listrik biasanya mengintegrasikan turbin ke dalam bendungan dengan menggunakan energi mekanik aliran air, dan lewat generator.

Proteksi banjir
Pada musim hujan, sebagian besar air hujan yang masuk ke catchment area akan dialirkan ke sungai dan akhirnya mengalir ke hilir sungai.Jika aliran sungai di bagian hilir tidak mencukupi, biasanya akan menyebabkan banjir di bagian hilir sungai. Dengan dibangunnya bendungan Di bagian hulu sungai kemungkinan banjir pada musim hujan dapat dikurangi, dan pada musim kemarau air yang ditampung dapat digunakan untuk

Perikanan
Guna mengganti mata pencaharian warga waduk, mereka beralih ke nelayan. Gunakan waduk untuk budidaya ikan di jaring apung atau keramba.

Pariwisata dan olahraga air
Waduk ini memiliki pemandangan yang indah dan dapat digunakan sebagai tempat rekreasi, tempat rekreasi, dan tempat olahraga air. Sebagai tempat latihan para atlet olahraga air.

Baca Juga : Sudah Tahukah Anda Dengan Vaksin Sinovac ?

Beberapa bendungan yang telah diresmikan :

1. Bendungan Rajui

Sumber : ekonomi.bisnis.com

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Dinas Wilayah Sungai Banda Aceh Sumatera I, dan Dinas Sumber Daya Air (SDA) sudah selesai dibangun. Daerah Irigasi Rajui (DI) dikembangkan dalam sistem bendungan Raji di Kabupaten Pidi, Provinsi Aceh.

Jaringan irigasi membawa manfaat yang luas Mengairi sawah untuk meningkatkan produksi pertanian di Aceh. Bendungan Rajui memiliki kapasitas 2,67 juta meter kubik dan digunakan untuk mengairi sawah di daerah Seumayam di hilir bendungan. Tanjung (Tanjung) mencakup area seluas 1.000 hektar (ha). Sawah merupakan hasil pembukaan lahan pada tahun 1995. Sebagian besar ditanami padi dan palawija, seperti Kacang dan jagung.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan Kementerian PUPR telah banyak membangun bendungan di berbagai daerah dan selanjutnya akan dibangun dan Pengelolaan jaringan irigasi untuk mendukung produktivitas sentra pertanian. “Pembangunan bendungan diikuti dengan pembangunan jaringan irigasi. Oleh karena itu bendungan yang dibangun dengan biaya tinggi dapat memberikan manfaat yang nyata.

Air di sana akan mengalir ke sawah milik petani, ”jelas Menteri Basuki dalam kutipannya, Senin (24 Februari 2020).Bendungan Rajui selesai dibangun pada tahun 2016, selanjutnya jaringan irigasi dan bendung terarah akan terus dibangun pada tahun 2017-2019 untuk memberikan pendapatan Petani yang sebenarnya.

DI Rajui dibangun dengan dana APBN senilai 101,4 miliar rupiah, dikerjakan oleh kontraktor PT. Andesmont Sakti.Penanggung Jawab BWS Sumatera I Djaya Sukarno mengatakan, pembangunan DI Rajui meliputi pembangunan unit bendung pengalihan dengan kapasitas drainase.

Kecepatannya 2 meter kubik per detik atau 2.000 liter per detik. Sementara itu, pengerjaan jaringan irigasi meliputi pembangunan saluran induk, saluran bantu dan saluran air minum sepanjang 15 kilometer. Mengairi 59 irigasi.

Melalui pembangunan jaringan irigasi, dibandingkan dengan metode tadah hujan, diharapkan dapat membantu petani meningkatkan kepadatan tanam Hanya setahun sekali. “Harapannya dapat membantu meningkatkan masa tanam bagi petani dari satu menjadi dua pada tahun 2020. Jaya

berkata: “Sampai 3 kali setahun.” Petani setempat, Zainal Ibrahim (58), mengaku optimistis jaringan irigasi bisa membantu petani meningkatkan penanaman lahan dan panen. Pertanian mereka.

“kami yakin dapat meningkatkan kegiatan penanaman dua hingga tiga kali setiap tahun karena Saya lihat volume airnya dalam dan Saya memiliki setengah hektar lahan pertanian, ”ujarnya.Zainal mengakui, manfaat jaringan irigasi sudah terasa saat uji coba pembukaan saluran irigasi pada awal 2020. Pada Februari 2020 sudah bisa kami tanam pada saat uji irigasi kemarin, jadi kami berharap tidak ditutup lagi.

2. Bendungan Payaseunara

Sumber : payaseunara.gampong.id

Lokasi Waduk PayaSeunara berada di Desa Sukakarya, Kota Sabang. Dilihat dari letak geografis, Waduk Paya Seunara berada pada koordinat 95 ° 18 ’43 .14 “Bujur Timur dan 5 °.51’8.61 “” LU. Menurut peraturan pemerintah pusat, sabang ditetapkan sebagai zona pengembangan ekonomi komprehensif (KAPET) dan zona pelabuhan bebas.

Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2000 tanggal 21 Desember 2000 (Tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang), perlu dilakukan tindak lanjut. Kemajuan ini dilakukan dengan perbaikan dan pembangunan infrastruktur, salah satunya pembangunan Waduk Paya Seunara.Paya Seunara nantinya dapat untukmeningkatkan

pasokan air baku untuk kebutuhan mendesak rumah tangga dan kegiatan perkotaan. untuk Selain menyuplai air dari Danau Aneuk Laot, juga dapat memenuhi kebutuhan air baku di masa mendatang, dan juga dapat menyuplai air dari Waduk PayaSeunara. Manfaat pengembangan Waduk Paya Seunara tidak hanya dapat memenuhi pasokan air baku sebesar 125 L / detik di Kota Sabang dan sekitarnya, tetapi juga dapat dikembangkan sesuai target. Wisata air dan pemancingan darat.

3. Bendungan Raknamo

Sumber : lintasntt.com

Tujuh bendungan raksasa di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah dibangun oleh Presiden Jokowi, salah satunya Bendungan Raknamo di Desa Raknamo, Kecamatan Amabi, Oefeto,

Kabupaten Kupang, NTT. Pembangunan bendungan di NTT merupakan salah satu solusi yang ditempuh pemerintah untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat. PPK Davianto Franky Welkis (Davianto Franky Welkis) dari Nusa Tenggara River Second Basin No 1 tim pembangunan bendungan mengatakan bahwa Bendungan Raknamo selesai pada tahun 2007. Tahun 2017 merupakan bendungan pertama yang dibangun pada masa pemerintahan Jokowi-JK.

Pembangunan bendungan selesai satu tahun lebih cepat dari jadwal. Namun, bendungan yang dibangun pada 2014 tidak bisa Penggunaan terbaik. Namun demikian, tetap memenuhi kebutuhan masyarakat akan irigasi, persawahan dan air baku dengan kapasitas terbatas.

“Jika sesuai Rencananya, kebutuhan pelayanan irigasi lokal yang sudah dibangun jaringan irigasi sejak 2017 sekitar 1.250 hektar. Ia mengatakan pada Jumat (22/11/2019): “ Rencananya air baku 100 liter per detik untuk melayani Kota /Kabupaten Kupang. ”

Biaya pembangunan bendungan Raknamo sebesar Rp760 miliar, dan ditenggelamkan oleh Presiden Joko Widodo pada 9 Januari 2019. Saat banjir Amati secara teratur perilaku bendungan dan area di sekitar bendungan, yang akan mempengaruhi keamanan bendungan.

Sehubungan dengan hal tersebut, air telah digunakan untuk pelayanan irigasi Raknamo, seluas sekitar 36 hektar yang terletak tidak jauh di hilir bendungan. Gunakan ini Digunakan jaringan irigasi Raknamo yang dibangun oleh Satker NVT PJPA BWS NT II dengan panjang saluran kurang lebih 19,7 km. Selain itu, untuk guna memenuhi kebutuhan air baku, HU binaan Satker terbatas ATAB BWS NT II memberikan pelayanan kepada masyarakat sekitar Desa Raknamo.

Ia mengatakan, manfaat lain dari bendungan tersebut adalah untuk mengurangi banjir, karena beberapa tahun terakhir ini sering terjadi kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Kupang. Banjir, sehingga bendungan dapat menutupi sebagian wilayah yang tergenang atau terendam.

Ia mengatakan, pemanfaatan bendungan Raknamo juga belum optimal. Dari faktor alam di NTT. “Kami sudah melakukan kalkulasi ilmiah, tapi belum bisa memprediksi dan menentukan kondisi alam.

Karena itu, pada musim hujan 2 Antara Januari 2018 dan awal 2019, sekitar 10 juta 800 meter kubik penyimpanan yang direncanakan telah terisi, sekitar 14 juta meter

kubik. Katanya: “Kurang lebihnya kalau melihat kondisi spillway masih sekitar 2 meter, maka air akan penuh”. Iridium Direktur Departemen Sumber Daya Air, Kementerian

Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Suprayogi Hari, M.Eng menyempatkan diri mereview proses pembangunan.

Di Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang terletak Bendungan manikin. Hari mengatakan tujuan pembangunan bendungan di Nusa Tenggara Timur itu

Mendukung ketahanan pangan dalam kerangka ketahanan air. Ini terlihat dari 65 bendungan yang dibangun pada masa pemerintahan Jokowi-JK. Bendungan di NTT.
Daerah timur khususnya Nusa Tenggara Timur merupakan daerah semi arid atau kering sehingga membutuhkan banyak tampungan-tampungan air.

Berkaitan dengan curah hujan yang rendah di NTT, dimana hanya sekitar 1200 mm hujan per tahun ataupun cuma 3- 4 bulan saja masa penghujannya . Tampungan air yang ada di bendungan harus cukup besar untuk menampung air pada musim hujan sehingga bisa digunakan ketika musim hujan selesai.

“Sebelum musim hujan seperti itu, bendungan itu bisa menampung sekitar 22 juta meter kubik air. Saya kira ini sangat efektif untuk air baku,” Selain Bendungan Raknamo, tiga bendungan sedang dalam tahap pembangunan, dan tiga lainnya masih dalam tahap perencanaan tiga.

Adapun bendungan yang sedang dibangun adalah Bendungan Manikin, Bendungan Tempef di Timor Tengah bagian selatan dan Bendungan Napunggete di Kabupaten Sikka. Bendungan yang sedang dalam perencanakan adalah bendungan Mbay di Kabupaten Nagekeo dan bendungan Welikis di Kabupaten Belu. Bendungan manikin itu sendiri Untuk Kota Kupang, diperkirakan cukup signifikan untuk irigasi dan air baku, karena potensinya mencapai 700 liter per detik.

Baca Juga : 9 Proyek Jalan Tol dalam 1 Tahun Pemerintahan Jokowi Ma’aruf

4. Bendungan Rotiklot

Sumber : liputan6.com

Departemen Profesi Biasa serta Perumahan Orang( PUPR) sudah menuntaskan pembangunan Tanggul Rotiklot di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sejak Desember 2018, bendungan dengan kapasitas 3,3 juta meter kubik. Bendungan Rotiklot adalah salah satu dari 65 bendungan. Bendungan baru dibangun selama 2015-2019. Upacara

peletakan batu pondasi bendungan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada 28 Desember dan Senin (20/5) 2015. Presiden Joko Widodo berencana untuk memperkenalkan diri di Rotiklot.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan : ketersediaan air merupakan kunci utama pembangunan NTT, karena curah hujan di NTT lebih rendah dibanding daerah lain. “Kunci kemajuan NTT adalah air.

Menteri Basuki dalam siaran pers Mingu mengatakan, air minum, pertanian, peternakan, dan sektor lainnya membutuhkan pasokan air. (19/5). Di NTT, Kementerian PUPR menyelesaikan dua bendungan, yakni bendungan Raknamo dan Rotiklot melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.

Lima Bendungan Proyek lain / yang sedang dibangun meliputi: Napun Gete, Mbay, Tempef, Welekis dan Bendungan Manikin. “Pembangunan bendungan diikuti dengan pembangunan jaringan irigasi.

Oleh karena itu, dengan adanya air, pembangunan bendungan yang mahal dapat menguntungkan. Menteri Basuki mengatakan: “Ini pasti akan mengalir ke lahan pertanian petani.” Hari Suprayogi, direktur Biro Sumber Daya Air.

Hari Suprayogi mengatakan: “Memenuhi kebutuhan air baku masyarakat, dan memenuhi aktivitas pelabuhan Atapupu 40 liter / dtk, meliputi areal bahan irigasi dan pariwisata seluas 149 hektar.” Bendungan Rotiklot juga memiliki efek mengurangi risiko seringnya banjir di Kabupaten Belu yang musim hujannya singkat (sekitar 3bulan).

PT melakukan pembangunan Bendungan Rotiklot yang berbatasan langsung dengan Timor Leste dengan kekuatan ekstra. Nindya Karya (Persero) -PT. Surya Global Gunakan 496 miliar rupiah dari APBN. Pada acara peresmian tersebut, Presiden Yokowi dan rombongan berencana menabur 200.000 benih ikan. Tilapia, nila dan gurame.

Selain itu, pohon-pohon cantik, pohon kelor, pohon lunak, pohon pule dan pohon beringin akan ditanam untuk reboisasi. Di sekitar area Bendungan Rotiklot.

5. Bendungan Bajulmati

Sumber : tourbanyuwangi.com

Bendungan Bajulmati dibangun tahun 2006 dan selesai tahun 2015. Terletak di Kecamatan Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi Utara. 10 juta meter kubik, 91,93 hektar area terendam, biaya konstruksi Rp420 miliar. Bendungan itu bisa menyuplai air baku 0,11 meter kubik per detik.

Ini bisa digunakan untuk mengairi 1.800 hektar lahan pertanian. Departemen Pool / PUPR. Bendungan Bajulmati ialah tanggul dengan jenis Bendungan Pengisian Batuan Inti Tengah.

Selain Digunakan buat pengairan, penyediaan air utama , dan pengendalian banjir, juga dapat digunakan sebagai pembangkit listrik, yang dapat menghasilkan tenaga mikro hidro 340KW.

Waduk Bajulmati juga akan dikembangkan sebagai objek wisata karena pemandangan disini sangat indah, dengan latar kawah Ijen dan Gunung Baluran Dan kawasan hutan sekitarnya. Waduk Bajulmati juga menjadi surganya para pemancing, banyak orang yang memanfaatkan waduk ini untuk kegiatan memancing air tawar.

Lokasi pemancingan terbaik ada dari selatan. Untuk menikmati Bendungan Bajulmati, pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk. Hanya lima ribu rupee. Untuk menuju Bendungan Bajulmati bisa menggunakan mobil pribadi atau bus umum Dermaga Sritanjung ini.

Guntur Priambodo, Kepala Biro Profesi Umum Irigasi (PU) Banyuwangi, berkata Bendungan Bajulmati amat berguna untuk masyarakat Banyuwangi, khususnya masyarakat Banyuwangi. Membantu irigasi sawah dan penyediaan air baku.

Di bagian utara Banyuwangi, waduk bisa menjadi sumber air untuk pertanian dan warga. Waduk Bajulmati juga menjadi destinasi baru di Banyuwangi. Guntur berkata: “Selain itu, di dalam dan di luar gerbang waduk, terdapat patung ikon penari Ganderung.”